HOME / WISATA / Lendang Nangka Jadi Potensi Baru Desa Wisata
Ladang nangka. (Foto: catatananaklendangnangka)
Ladang nangka. (Foto: catatananaklendangnangka)

Lendang Nangka Jadi Potensi Baru Desa Wisata

SUARADESA, LOMBOK – Lombok tak hanya fokus melambungkan Novotel Lombok Resort & Villas, World’s Best Halal Tourism Website, dan bukit Sembalun di World’s Best Halal Tourism Award 2016.

Saat ini, Lombok juga tengah melirik Desa Lendang Nangka sebagai desa wisata.

Tidak banyak orang yang kenal Desa Lendang Nangka. Desa dengan potensi dan keguyuban warganya, potensi Lendang Nangka tak kalah dari Desa Sade yang namanya sudah mencuat dikenal dunia.

Lendang Nangka pun sekarang menjelma menjadi daerah yang bersih. Di sana juga ada “Lumbung Darah”, yakni semacam bank darah di tingkat desa. Hal ini dilakukan agar masyaraakat Lendang Nangka ketika membutuhkan darah, tidak akan kesulitan mendapatkannya.

“Gerakan partisipasi Desa Lendang Nangka tidak diragukan lagi. Di 2014 desa ini menjadi pemenang lomba desa Anugerah Bintang Selaparang Terintegrasi. Bahkan awal November ini Lendang Nangka terpilih menjadi juara Lomba BUMDES tingkat Nasional. Pengelolaan Simpan Pinjam dan Air Bersih,” ungkap Gubernur NTB M. Zainul Majdi, belum lama ini.

Lendang Nangka juga menyimpan sejuta pesona pariwisata. Suasananya? Tak kalah keren Desa Sade, desa yang sudah sangat dikenal wisatawan nusantara dan mancanegara. Wisata alam, budaya, dan religi, komplit bisa sekaligus didapatkan di Lendang Nangka.

Letaknya sangat strategis karena berada di antara Desa wisata lainnya seperti Daerah Loyok yang terkenal dengan kerajinan bambunya, Pringgasela dengan kain tenun tradisionalnya, dan Tetebatu yang merupakan lokasi penginapan dengan pemandangan yang sangat indah.

Saking eksotisnya, sudah banyak wisatawan mancanegara yang lalulalang di daerah ini. Rombongan turis yang naik bus wisata, mengendarai motor maupun yang berjalan kaki sudah bukan lagi pemandangan aneh di desa ini.

Ada homestay tradisional yang siap menyapa. Dari homestay H. Radiah, pondok bambu, pondok wire, dan pondok ghiroh, semuanya menyuguhkan suasana rumah yang masih alami. Setiap hari, wisatawan bisa menghirup segarnya udara dan keramah tamahan masyarakat setempat.

Lalu tempat apa saja yang bisa dikunjungi? Dari Desa Lendang Nangka, wisatawan bisa berkunjung ke beberapa tempat wisata alam. Air terjun JERMAN (Jeruk Manis), wisata Otak kokok/ joben, semua bisa disambangi.

Selain itu, wisatawan bisa juga menikmati sunrise di pasar tradisional Lendang Nangka. Keriuhan pasar dengan segala aktifitas jual beli yang disiram sinar matahari pagi yang lembut siap memanjakan setiap tamu yang berkunjung ke sana.

“Lendang Nangka memiliki kawasan pertanian dan kehidupan masyarakat yang layak untuk dijadikan sebagai objek wisata. Sekarang sudah ada kerja sama masyarakat Lendang Nangka dengan biro perjalanan yang meng-arrange sekitar 40 orang wisatawan asing. Puluhan wisatawan asing ini dua kali seminggu rutin berkunjung ke sana,” ujar Gubernur. (tribun)

Baca juga

Ilustrasi Pariwisata. (Foto: NewsHarian )

Bangkitkan Pariwisata Melalui Media dan Medsos

SUARADESA, TANJUNG REDEB – Menurut Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, memajukan pariwiata harus dilakukan oleh seluruh pihak. …