HOME / BUDAYA / Nyepi Segara, Tak Boleh Injakkan Kaki di Pantai Apalagi Berlayar
Suasana dipantai sepi tampa penghuni saat acara NyepiSegara. (Foto: Mongabay)
Suasana dipantai sepi tampa penghuni saat acara NyepiSegara. (Foto: Mongabay)

Nyepi Segara, Tak Boleh Injakkan Kaki di Pantai Apalagi Berlayar

SUARADESA, BALI – Pantai Segara di  Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung tampak lenggang.

Perahu para nelayan menapi. Lalu lalang warga yang biasanya ramai menawarkan ikan tongkol hasil tangkapan nelayan tidak terlihat.  

 “Maaf, tolong jangan ke pantai. Hari ini kami melaksanakan Nyepi Segara. Tidak boleh ada yang injakan kakinya ke pesisir pantai melewati  batas penjor itu,” kata krama adat Kusamba, I Komang Mudana, kemarin.

Nyepi Segara adalah bentuk penghormatan kepada dewa penguasa laut, Baruna. Selain itu sebagai representasi keseimbangan terhadap alam.

Segala aktivitas manusia di laut Kusamba terhenti sehari. Tradisi ini rutin dilakukan setiap tahun serangkaian ngusaba  di Pura Segara yang jatuh dua hari lalu, tepatnya pada purnama kalima.

Perbekel Desa Kusamba, I Ketut Winastra menjelaskan, NyepiSegara di Desa Kusamba diawali ngaturan pekelem pada Senin (14/11) sekitar pukul 21.00 Wita.

Dalam prosesinya, krama desa menghaturkan pekelem berupa  bebek dan ayam yang serba berwarna hitam.

Krama juga menghaturkan hasil bumi. Semua itu dipersembahkan kepada Dewa Baruna sebagai penguasa laut. Nyepi Segara dimulai pukul 06.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita.

Peraturannya tidak boleh ada aktivitas apapun di sepanjang pesisir pantai Desa Kusamba.  Seluruh aktivitas penyebrangan dan perikanan ditutup total.  

“Semua aktivitas ditutup total, termasuk penyebrangan. Sementara dialihkan ke Padang Bai. Nelayan juga tidak ada yang beraktivitas di laut. Saudara kita umat lain juga ikut mentaati tradisi ini,” jelas Winastra. (tribun)

Baca juga

Desa Sade Sasak. (Foto: Wisata Lombok)

Lestarikan Tradisi dengan Kekuatan Cinta

SUARADESA, LOMBOK – Dengan kekuatan cinta, mereka menjaga tradisi agar tetap dapat dinikmati wisatawan. Upaya melestarikan …