HOME / BERITA / Tower Roboh, Puluhan Jam Warga Tanpa Listrik
Ilustrasi. (Foto;atom)
Ilustrasi. (Foto;atom)

Tower Roboh, Puluhan Jam Warga Tanpa Listrik

SUARADESA, MINAHASA  Krisis listrik akibat robohnya tower di Provinsi Gorontalo, warga Desa Ranowangko 2, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa juga merasakan hal serupa. Bahkan, pemadaman listrik yang terjadi selama 23 jam itu memutus sinyal telepon warga di pinggiran Danau Tondano. 

Imbasnya, warga kesulitan berkomunikasi dengan dunia luar. “Pemadaman sudah terjadi sejak Sabtu 03 Desember 2016 sekitar pukul 17.00 Wita. Dan nanti kembali menyala pada Minggu, 4 Desember pukul 17.00 Wita. Itu artinya lebih dari 23 jam tanpa aliran listrik,” kata Anne Singal, warga Desa Ranowangko, Kecamatan Rerer, Kabupaten Minahasa, kemarin.

Anne mengatakan pemadaman itu dilakukan tanpa ada informasi dari pihak PLN. Saat dia mengeluhkan kondisi itu, respons baru diterimanya setelah enam jam lebih mengontak pihak PLN.

“Saya baru bisa melaporkan kondisi ini ke PLN pada Minggu siang pukul 12.27 Wita, saat dalam perjalanan keluar dari kampung dan menuju Manado, karena memang sinyal ponsel hilang. PLN baru meresponnya menjelang malam,” kata Anne.

Informasi yang dihimpun dari Minahasa menyebutkan, sejumlah desa di sekiaran Danau Tondano juga mengalami hal yang sama. Seperti Desa Telap, dan Desa Touliang Oki. Deputy Manager Humas PLN Suluttenggo Jantje Rau mengatakan, gangguan yang terjadi di Kecamatan Kombi Minahasa itu karena ada kabel yang terputus. 

“Medan yang sulit untuk ditembus petugas karena harus masuk hutan, sehingga memang membutuhkan waktu lama dalam pelacakan untuk menemukan kabel yang putus itu,” ujar Jantje. (liputan6)

Baca juga

Pedagang sembako di pasar tradisional. (Foto: setkab)

Jelang Natal dan Tahun Baru, Disperindag Pantau Harga Sembako

SUARADESA, PALANGKARAYA – Menjelang hari keagamaan dan kegiatan nasional pada Desember 2016 akhir, terutama bertepatan …